Pengertian compositing
Compositing adalah proses menggabungkan beberapa video klip, still image, atau audio klip menjadi satu kesatuan untuk menjadi tampilan yang utuh. Dalam proses pembuatan animasi dengan memakai hybrid, proses composite bisa dilakukan dengan berbagai tools. Tools yang di bicarakan adalah software yang dijadikan alat untuk melakukan composite. Diantaranya adalah, adobe after effect, adobe premiere, macromedia flash, dan lain lain. Software-software tersebut tidak hanya dipakai untuk animasi saja,tetapi juga digunakan untuk menberi special effect, video editing, fan interactive building. Ada pula software yang memeng digunakan khusus untuk pembuat animasi dimana sistem kerja dan tampilannya di desaign khusus seperti animator mengisi time sheet/dopesheet, yaitu CTP, ToonBoom, dan lain lian.
Rabu, 15 Februari 2012
cara Merubah mode gambar index dan grayscale ke RGB dan Memutar kanvas gambar
Merubah mode gambar index dan grayscale ke RGB
1. Bukalah file-file gambar in between yang telah disimpan.
~Tekan menu bar image > mode > bitmap (mengubah mode indek hitam putih ke mode bitmap)
~Tekan menu bar image > mode > grayscale (untuk mengubah mode bitmap hitam putih ke grayscale)
~Tekan menu bar image > mode > RGB color (untuk mengubah mode grayscale ke mode RGB)
Dengan merubah ke mode RGB, baru bisa melakukan pewarnaan.
Memutar kanvas gambar
Memutar gambar maksudnya adalah memutar bagian gambar dalam sudut tretentu. Kadangkala latak gambar hasil scanning yang dilakukan tidak seperti yang seharusnya. Oleh karena itu langkah-langkah di bawah ini bisa di lakukan untuk menggembalikan posisi seperti gambar yang ingin di kehendaki.
1. Pilih menu image > rotate canvas
Menu ini mengandung beberapa sub menu, diantaranya :
a. 1800 : untuk memutar gambar sebesar 180 0
b. 900 CW : memutar gambar sebesar 900 searah jarum jam
c. 900 CCW : memutar gambar sebesar 900¬ berlawanan jarum jam
d. Arbitrary : memutar gambar sebesar sudut tertentu yang diinginkan
e. Flip canvas horizontal : membalik gambar pada sumbu horizontal
f. Flip kanvas vertical : membalik gambar pada sumbu vertical.
1. Bukalah file-file gambar in between yang telah disimpan.
~Tekan menu bar image > mode > bitmap (mengubah mode indek hitam putih ke mode bitmap)
~Tekan menu bar image > mode > grayscale (untuk mengubah mode bitmap hitam putih ke grayscale)
~Tekan menu bar image > mode > RGB color (untuk mengubah mode grayscale ke mode RGB)
Dengan merubah ke mode RGB, baru bisa melakukan pewarnaan.
Memutar kanvas gambar
Memutar gambar maksudnya adalah memutar bagian gambar dalam sudut tretentu. Kadangkala latak gambar hasil scanning yang dilakukan tidak seperti yang seharusnya. Oleh karena itu langkah-langkah di bawah ini bisa di lakukan untuk menggembalikan posisi seperti gambar yang ingin di kehendaki.
1. Pilih menu image > rotate canvas
Menu ini mengandung beberapa sub menu, diantaranya :
a. 1800 : untuk memutar gambar sebesar 180 0
b. 900 CW : memutar gambar sebesar 900 searah jarum jam
c. 900 CCW : memutar gambar sebesar 900¬ berlawanan jarum jam
d. Arbitrary : memutar gambar sebesar sudut tertentu yang diinginkan
e. Flip canvas horizontal : membalik gambar pada sumbu horizontal
f. Flip kanvas vertical : membalik gambar pada sumbu vertical.
Istilah-istilah dalam animasi
1. Cut out
Yaitu, salah satu teknik efisiensi dalam proses animasi dengan cara memisahkan bagian-bagian tertentu. Apabila dalam suatu gerakan hamya tangannya maka bagian tangan yang bergerak itu dapat dipisah ke dalam lembar kertas yang lain.
2. Lipsync
Lipsync adalah proses menggambar gerak bibir suatu karakter agar dapat memvisualisasikan dengan benar dialog yang telah ditentukan dalam skrip.
3. Shadow
Shadow dapat menciptakan suatu kesan kedalaman atau kesan 3D.
4. Angle
Angle adalah arah pengambilan gambar berdasarkan letak kamera. Macam-macam angle adalah angle depan, belakang, mata burung, mata katak.
5. Panning dan tilt up/till\t down
Panning adalah gerakan kamera yang bergerak dari kanan ke kiri atau secara horizontal.
Tilt up adalah gerakan kamera dari bawah ke atas atau secara vertical.
Tilt down adalah gerak kamera dari atas ke bawah atau secara vertical.
6. Zoom in dan zoom out
Zoom in adalah suatu gerak kamera mendekati suatu objek.
Zoom out adalah gerak kamera yang menjauhi objek.
Yaitu, salah satu teknik efisiensi dalam proses animasi dengan cara memisahkan bagian-bagian tertentu. Apabila dalam suatu gerakan hamya tangannya maka bagian tangan yang bergerak itu dapat dipisah ke dalam lembar kertas yang lain.
2. Lipsync
Lipsync adalah proses menggambar gerak bibir suatu karakter agar dapat memvisualisasikan dengan benar dialog yang telah ditentukan dalam skrip.
3. Shadow
Shadow dapat menciptakan suatu kesan kedalaman atau kesan 3D.
4. Angle
Angle adalah arah pengambilan gambar berdasarkan letak kamera. Macam-macam angle adalah angle depan, belakang, mata burung, mata katak.
5. Panning dan tilt up/till\t down
Panning adalah gerakan kamera yang bergerak dari kanan ke kiri atau secara horizontal.
Tilt up adalah gerakan kamera dari bawah ke atas atau secara vertical.
Tilt down adalah gerak kamera dari atas ke bawah atau secara vertical.
6. Zoom in dan zoom out
Zoom in adalah suatu gerak kamera mendekati suatu objek.
Zoom out adalah gerak kamera yang menjauhi objek.
Dasar-dasar kartun 2D
Dasar-dasar dalam 2D animasi tidak jauh berbeda dengan seni lukis, dimana diperlukan kaidah-kaidah seni rupa seperti, komposisi, harmoni, keseimbangan. Unsur-unsur seni rupa meliputi, garis, warna, bidang, gelap terang.
berikut ini adalah beberapa unsur dalam 2D animasi yaitu :
1. Anatomi
Anatomi adalah penggambaran objek seperti, manusia, binatang, tumbuhan, Dalam bentuk-bentuk kartun atau 2D animasi harus tetap mengacu pada anatomi dasarnya.
2. Break-down karakter
Seorang animator dituntut untuk menguasai teknik visualisasi tokoh-tokoh yang telah ditentukan dalam standar karakter dengan menggunakan sudut pandang seperti, sudut pandang pampak depan, tampak belakang, samping, tiga perempat, sudut pandang mata burung, mata katak, dan sudut pandang normal.
3. Frame
Frame adalah satuan yang dipakai dalam pembuatan film animasi. Frame dapat juga diartikan dengan gambar yang ditampilkan dalam satu jangka/durasi tertentu.
Para animator Amerika memakai standar 24 frame per detik. Sedangkan animator yang bekerja di jaringan TV memakai 25 frame per detik. Untuk PAL 25 frame per detik, dan 30 frame per detik untuk NTSC.
Untuk menampilkan kartun animasi dalam satu detik, diperlukan gambar sebanyak 24 gambar.
4. Garis
Dari segi linguistik, garis adalah deretan titik-titik yang saling berhubungan. Ada beberapa garis yang dipakai dalam pembuatan 2D animasi , yaitu garis tunggal.
berikut ini adalah beberapa unsur dalam 2D animasi yaitu :
1. Anatomi
Anatomi adalah penggambaran objek seperti, manusia, binatang, tumbuhan, Dalam bentuk-bentuk kartun atau 2D animasi harus tetap mengacu pada anatomi dasarnya.
2. Break-down karakter
Seorang animator dituntut untuk menguasai teknik visualisasi tokoh-tokoh yang telah ditentukan dalam standar karakter dengan menggunakan sudut pandang seperti, sudut pandang pampak depan, tampak belakang, samping, tiga perempat, sudut pandang mata burung, mata katak, dan sudut pandang normal.
3. Frame
Frame adalah satuan yang dipakai dalam pembuatan film animasi. Frame dapat juga diartikan dengan gambar yang ditampilkan dalam satu jangka/durasi tertentu.
Para animator Amerika memakai standar 24 frame per detik. Sedangkan animator yang bekerja di jaringan TV memakai 25 frame per detik. Untuk PAL 25 frame per detik, dan 30 frame per detik untuk NTSC.
Untuk menampilkan kartun animasi dalam satu detik, diperlukan gambar sebanyak 24 gambar.
4. Garis
Dari segi linguistik, garis adalah deretan titik-titik yang saling berhubungan. Ada beberapa garis yang dipakai dalam pembuatan 2D animasi , yaitu garis tunggal.
Langganan:
Postingan (Atom)
